Kamis, 05 Januari 2012

Memahami Cara Kerja Serangan DoS (Denial of Service) Attack

Serangan DoS (Denial of Service) tampaknya masih mejadi favorit hacker. Karena boleh dikatakan serangan DoS ini tidak ada obatnya. Bila serangan DoS ini dilakukan secara beramai-ramai dan terorganisir dengan baik, maka akan menghasilkan kerusakan yang dahsyat dan sanggup melumpuhkan situs-situs populer seperti twitter.com danmetasploit.com.

Apa itu DoS
Denial of service adalah jenis serangan yang tujuannya adalah mencegah pengguna yang sesungguhnya menikmati layanan yang diberikan server. Server sesuai namanya adalah pelayan yang harus selalu siap melayani permintaan pengguna, yang umumnya beroperasi 24 jam tanpa henti. Contohnya adalah web server yang bertugas melayani pengunjung web menyediakan informasi dalam bentuk halaman html. Dalam kondisi normal, pengunjung dapat meminta resource dari web server untuk ditampilkan dalam browsernya, namun bila web server terkena serangan DoS maka pengunjung tidak bisa menikmati layanan web server.

Secara umum ada 2 cara melakukan serangan DoS:
1. Mematikan Server
2. Menyibukkan Server
        a. Tanpa bug/vulnerability
        b. Meng-exploit bug/vulnerability

DoS dengan Mematikan Server: Kill Them!

Anda pernah mengalami ingin memakai telepon umum atau ATM namun tidak bisa karena di mesin tersebut ditempel kertas berisi pesan “Out of Service” atau “Sedang dalam perbaikan”. Telepon umum adalah target serangan DoS yang biasa terjadi, dimana-mana kita menemukan telpon umum yang rusak karena serangan DoS seperti membanting gagang telpon, mencabut kabel, memecahkan LCD dan aksi-aksi lainnya.
Tujuan serangan ini adalah membuat server shutdown, reboot, crash, “not responding”. Jadi serangan ini menghasilkan kerusakan yang sifatnya persisten artinya kondisi DoS akan tetap terjadi walaupun attacker sudah berhenti menyerang, server baru normal kembali setelah di-restart/reboot.
Bagaimana cara serangan DoS ini dilakukan? Serangan ini dilakukan dengan meng-exploit bug/vulnerability pada server. Kata kunci pada vulnerability jenis ini biasanya adalah “specially/carefully crafted packet/request”, yang artinya paket yang dirancang khusus. Kenapa dirancang khusus? Sebab dalam paket itu mengandung  sifat tertentu yang membuat server mati ketika mengolah paket khusus itu.

Mari kita perhatikan beberapa contoh vulnerability yang berakibat pada DoS attack:

    i) Ping of Death ( CA-1996-26 )
       Ini adalah jenis bug yang sudah sangat tua. Praktis sudah tidak ada lagi sistem yang vulnerable terhadap bug ini. Bug ini bila diexploit akan membuat server crash, freeze atau reboot. Serangan ini dilakukan dengan mengirimkan “specially crafted” paket berupa oversized ICMP packet, yaitu paket yang ukurannya di atas normal. Ketika server menerima dan memproses paket yang “aneh” ini, maka server akan crash, freeze atau reboot. Ini adalah contoh serangan DoS “one shot one kill” karena bisa merusak server hanya dengan satu tembakan saja.

    ii) MySQL IF Query DoS ( SA25188 )
    Bug ini akan membuat mysql server menjadi crash hanya dengan mengirim sql khusus yang mengandung fungsi IF() contohnya: “SELECT id from example WHERE id IN(1, (SELECT IF(1=0,1,2/0)))”. Ini juga jenis serangan “one shot one kill”.

    iii) Cisco Global Site Selector DNS Request Denial of Service (SA33429)
    Bug ini membuat DNS server Cisco mati dengan mengirimkan beberapa “specially crafted” paket request DNS dalam urutan tertentu.

Tiga contoh di atas kiranya cukup memberikan gambaran tentang bagaimana serangan DoS jenis ini dilakukan. Pada intinya adalah attacker memanfaatkan (baca:mengexploit) bug yang membuat server berhenti bekerja dan biasanya dilakukan sendirian secara remote dengan mengirimkan specially crafted packet.

DoS dengan Menyibukkan Server: Make Them As Busy As Possible!

Pada waktu menjelang lebaran kita sering merasa begitu sulit mengirim sms, bahkan sering terjadi gagal kirim. Begitu juga ketika berlangsung acara kuis di TV, mengelpon ke nomor untuk menjawab kuis terasa begitu sulit.  Hal ini terjadi karena ada begitu banyak orang yang mengirim sms pada saat lebaran dan menelpon pada waktu kuis sehingga membuat jaringan telekomunikasi menjadi begitu sibuk sampai tidak bisa melayani pengguna lain. Peristiwa itu mirip dengan yang terjadi ketika sebuah server mendapat serangan denial of service. DoS yang terjadi pada peristiwa tersebut bukan jenis DoS yang mematikan server, namun jenis DoS yang menyibukkan server.
Jenis DoS ini bersifat sementara, server akan kembali normal bila attacker berhenti mengirimkan request yang membuat sibuk server.

DoS jenis ini terbagi lagi menjadi 2 jenis berdasarkan cara melakukan serangan:

   i) Exploiting vulnerability: Menyerang dengan malicious request/packet
   ii) No vulnerability exploitation: Menyerang dengan normal request/packet

Membuat server sibuk dengan mengexploitasi vulnerability lebih cepat daripada tanpa mengeksploit vulnerability.

Make Server Busy by Exploiting Vulnerability

Dalam serangan DoS jenis ini, attacker memanfatkan bug yang membuat server berlebihan dalam menggunakan resource (cpu,memory,disk space dsb). Attacker akan mencari cara bagaimana agar membuat server bekerja ekstra keras (jauh lebih keras dari request normal) untuk melayani request dia. Biasanya serangan DoS jenis ini tidak berupa serangan “one shot one kill”. Serangan dilakukan dengan melakukan banyak request dengan setiap request membuat server mengonsumsi lebih banyak resource dari request yang normal.
Dalam hitungan matematika sederhana, bila attacker bisa membuat server bekerja selama 10 detik  hanya untuk melayani dia (misal normalnya 0,1 detik), maka attacker bisa mengirimkan request 1.000x untuk membuat server melayani dia selama 10.000 detik (2,7 jam lebih) sehingga membuat pengguna lain tidak bisa menikmati layanan server.

Untuk lebih memahami DoS jenis ini, mari kita lihat contoh-contoh vulnerability yang bisa diexploit untuk melancarkan serangan DoS jenis ini:

    a. TCP SYN Flood DoS
    Ini adalah serangan DoS yang sudah sangat tua. Attacker menyerang dengan cara membanjiri server 
    dengan malicious request berupa paket SYN dengan fake source IP address. SYN packet adalah paket  dari client yang mengawali terbentuknya koneksi TCP/IP, setelah itu server akan membalas dengan SYN-ACK,  dan dilengkapi dengan paket SYN-ACK-ACK dari client, tiga proses ini disebut three way handshake. Triknya adalah pada fake source ip address pada paket SYN dari client. Akibatnya server akan mengirim SYN-ACK (step 2) ke ip address yang salah sehingga server juga tidak akan mendapatkan balasan  SYN-ACK-ACK dari client. Padahal untuk setiap client yang mencoba membuka koneksi, server  
akan mengalokasikan resource seperti memori dan waktu untuk menunggu datangnya balasan ACK dari client. 
   Dengan cara ini attacker menghabiskan resource server hanya untuk melayani request palsu dari attacker.
    b. Apache mod_deflate DoS
    Apache menggunakan mod_deflate untuk memampatkan file. Bila visitor meminta sebuah file, maka apache akan menggunakan mod_deflate untuk memampatkannya kemudian mengirimkan ke visitor tersebut. Namun bila di tengah proses pemampatan, visitor memutuskan koneksi TCP, Apache masih terus bekerja memampatkan file untuk visitor yang sebenarnya sudah tidak ada (sudah disconnect). Jadi bugnya adalah pada borosnya pemakaian resource cpu untuk memampatkan file untuk client yang sudah tidak ada.
    Attacker memanfaatkan kelemahan ini dengan meminta sebuah file yang berukuran besar, kemudian dalam waktu singkat memutuskan koneksi sehingga membuat server bekerja keras mempatkan file untuk visitor yang sudah tidak ada. Request ini diulang berkali-kali sampai server begitu sibuknya dan semua resource cpu habis.

Dua contoh vulnerability di atas cukup menjelaskan bagaimana serangan DoS jenis ini dilakukan. Pada intinya adalah dengan mengirim banyak malicious request/paket  yang membuat server mengonsumsi resource lebih banyak dan lebih lama untuk setiap requestnya.

Make Server Busy Without Exploiting Vulnerability

Ini adalah jenis serangan yang mengandalkan pada kemampuan mengirimkan normal request sebanyak-banyaknya sehingga server menjadi sibuk. Perbedaan DoS jenis ini dengan DoS yang mengexploit vulnerability adalah pada requestnya. Request yang dikirimkan pada DoS jenis ini adalah request yang normal seperti yang dilakukan pengguna biasa, sehingga server tidak mengonsumsi resource berlebihan. Sedangkan DoS yang mengandalkan vulnerability mengirimkan specially crafted malicious request untuk membuat server mengonsumsi resource lebih banyak untuk melayani malicious request tersebut.
Normal request hanya membuat server mengonsumsi resource dalam jumlah biasa-biasa saja, tidak akan mengganggu kerja server secara keseluruhan. Diperlukan normal request dalam jumlah yang sangat banyak untuk membuat server terganggu kerjanya. Jadi agar serangan ini menjadi efektif, maka serangan harus dilakukan beramai-ramai dari banyak tempat, semakin banyak penyerang semakin bagus hasilnya. Serangan ini juga disebut dengan distributed DoS (DDoS) karena dilakukan dari banyak lokasi yang terdistribusi (tersebar).
Serangan DDoS dilakukan dengan menggunakan komputer zombie atau robot. Zombie adalah komputer yang sudah dikuasai attacker sehingga bisa dikendalikan dari jarak jauh. Sekumpulan komputer zombie membentuk jaringan yang disebut bot-net. Attacker mendapatkan banyak zombie dengan menyebarkan virus atau worm, setiap komputer yang terinfeksi akan diinstall program yang membuat komputer bersedia menjalankan perintah dari attacker.



Gambar di atas menjelaskan cara kerja DDoS. Attacker memberi perintah kepada semua pasukannya untuk membuat request HTTP ke sebuah website. Bila pasukan yang dikuasai attacker sangat besar, maka web server akan dibanjiri request sehingga menjadi terlalu sibuk dan tidak bisa diakses oleh pengguna yang sebenarnya (real visitor).
Serangan jenis ini tidak ada obatnya karena attacker tidak meng-exploit bug atau vulnerability apapun. Bila pada jenis DoS yang lain, serangan dapat dicegah dengan melakukan patching atau update software, maka serangan ini tidak bisa dihentikan dengan update atau patch.


Kesimpulan

Denial of service adalah serangan yang membuat server tidak bisa melayani pengguna yang sesungguhnya. Berikut adalah jenis-jenis serangan DoS berdasarkan cara melakukan serangan:

    a) Mematikan Server: one shot, one kill untuk membuat server menjadi crash, hang, reboot.
    b) Menyibukkan Server: mengirim banyak sekali request untuk membuat server sibuk.
        - Exploiting bug: mengirim banyak specially crafted request. Jumlah request tidak sebanyak jenis DoS yang menyibukkan server dengan normal request.
        - Normal request: mengirim banyak request normal seperti pengguna biasa. Diperlukan jumlah request yang lebih banyak dibandingkan jenis DoS yang menyibukkan server dengan exploit bug. Biasanya menggunakan botnet secara terdistribusi.

Perbedaan Antara Linux dan Windows Shared Hosting

Di dunia shared hosting, server hosting Linux dan Windows merpakan dua posisi teratas yang banyak di tawarkan. Merskipun kalau kita lihat sekilas mempunyai fungsi yang sama. Namun perlu anda ketahui, ada perbedaan antara linux dan windows shared hosting.

1. Sistem Operasi: Linux hosting dapat berjalan pada OS linux seperti Ubuntu, Redhat, CentOS, Debian dll. Sedangkan Windows menggunanakan Windows Server. Tapi ini bukanlah suatu hal yang penting untuk diperhatikan karena anda dapat memilih salah satu Operating sistem yang menurut anda paling mudah / disukai.
2. Security / Keamanan: Ini merupakan hal yang vital bagi semua orang yang menggunakan jasa hosting, baik itu yang menggunkan Linux ataupun windows. Tetapi pada saat sekarang ini, banyak orang yang memiliki persepsi kalau linux itu jauh lebih aman dibandingkan dengan windows, padahal itu salah besar. Windows juga sebenarnya memiliki keamaanan yang canggih dan selalu terupdate, hanya semua itu tergantung kepada perusahaan yang menyediakan jasa layanan hosting tersebut. Apakah perusahaan tersebut dapat memberikan keamanan yang baik untuk layanan hostingnya.
3. Cost / Biaya: Kita semua tentu sudah tahu kalau hampir semua OS linux adalah open source alias bebas biaya. Ini mungkin salah satu keunggulan kenapa banyak perusahaan yang menggunakan linux sebagai server karena tak perlu mengeluarkan biaya untuk membayar lisensi. Sedangkan Windows, segala sesuata perlu mengeluarkan duit untuk meng-Install service ke windows, hal ini tentu memberatkan di sisi biaya. (tetapi hukum pasar tetap berlaku, ada uang pasti ada kualitas.... tapi sampai sekarang saya masih belum tau apa kelebihannya... hehe.. )
4. Performance / kinerja: Linux pada umumnya lebih stabil dan mampu memberikan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan windows ketika Sistem Operasi dituntut untuk menangani banyak proses dalam waktu yang sama.
5. Server Access / Akses server: Jika anda ingin SSH or Telnet access, seperti anda ingin melakukan akses file langsung ke server tanpa mentransfer ke penyimpanan lokal, tentu linux memberikan keuntungan lebih. Sedangkan untuk windows lebih mengunggulkan dengan menggunakan remote desktopo atau virtual console.
6. Language support / dukungan bahasa: Yang dimaksud bahasa disini adalah bahasa pemrograman yang di dukung dari Linux dan Windows. Dalam hal dukungan bahasa pemgrograman, nampaknya windows masih lebih unggul. Di windows, kita dapat mengimplementasikan bahasa ASP.NET, PHP, Ruby, Access, MySQL, HTML, Javascript, dan banyak lagi. Sedangkan linux terbatas hanya beberapa bahasa pemrograman yang open source saja.
7. FileNames / Nama File: Jika anda menggunakan server Linux, nama file seperti test.html dan Test.html adalah nama yang berbeda tetapi pada server Windows mereka adalah nama file yang sama.
8. Ease of User / Kemudahan penggunaan: Jika anda lebih menyukai tampilan GUI, mungkin windows adalah pilihan yang tepat. Tapi jika anda penyuka CUI (alias console) mungkin linux adalah pilihan yang tepat. Tapi pada umumnya banyak yang ahli jaringan / server lebih menyukain menggunakan console dibandingkan dengan GUI.
9.Downtime: Server hosting Windows sering membuang waktu yang berharga dari para penggunanya dikarenakan downtime yang lebih lama dibandingkan dengan linux. Selainitu, Windows lebih membutuhkan sumber daya (hardware) yang lebih besar untuk memulai suatu proses, ini berarti saat melakukan reboot windows akan memakan waktu yang lebih lama.

Sekarang mungkin anda telah mendapat gambaran akan perbedaan antara menggunakan hosting Linux dan Windows, mungkin saja ini bisa menjadi acuan manakah yang paling tepat layanan hosting yang akan digunakan sebagai investasi dari bisnis anda yang paling menguntungkan dari segi finansial, waktu, dan biaya.

Paradigma Pemrograman Berorientasi Objek

1. OO Sebagai Paradigma Pemrograman
    - Paradigma pemrograman: cara pandang terhadap penyelesaian masalah pemrograman
    - Pemrograman berorientasi obyek (OOP) didasarkan pada konsep object dan interaksinya

2. Konsep Object
    Dalam paradigma berbasis object, “object” adalah representasi sebuah entitas yang memiliki makna
    tertentu yang menjadi perhatian si pemandang ? object memiliki abstraksi tertentu bagi si pemandang
        Contoh: dalam sistem akademik di kampus, beberapa kandidat object adalah: mahasiswa, dosen,kelas, 
         mata kuliah, kurikulum, praktikum, laboratorium, perpustakaan, KRS, KHS, …
   Object dapat menerima pesan (message), mengolah data, dan mengirimkan pesan ke object lain ?
    membentuk interaksi antar object
   Object bersifat independen: tiap object dapat dipandang sebagai sebuah entitas mandiri yang memiliki peran  atau tanggung jawab tertentu
3. Object dan Interaksinya


Skenario: restoran cepat-saji

4. Object dan Representasi Lingkup Permasalahan
    Object dan interaksinya dapat digunakan untuk merepresentasikan lingkup permasalahan
        - Object merepresentasikan entitas-entitas yang dianggap penting dalam skenario permasalahan
        - Interaksi antar object menggambarkan bentuk-bentuk relasi antar entitas di dalam skenario     permasalahan
    OO sebagai tool untuk memodelkan sistem di dunia nyata (tujuan bahasa Simula-67) menjadi setiap sistem  selalu dapat digambarkan melalui object-object penyusunnya dan bagaimana object-object tersebut saling berinteraksi
    Dalam software engineering: OO analysis menjadi OO design kemudian menjadi OO programming

5. Kelebihan OO Sebagai Model Representasi
    Natural: mengikuti cara berpikir manusia (manusia memandang dunianya sebagai kumpulan object yang     
    berinteraksi)
   Abstraksi: menjelaskan makna sebuah entitas secara cepat dan mudah
   Enkapsulasi: dapat menyembunyikan detil yang tidak perlu
   Modular: object adalah entitas yang independen

6. Pemrograman dan Bahasa Pemrograman Berbasis OO
    Merealisasikan entitas-entitas object dalam desain software (OOD) dalam bahasa pemrograman
    Bahasa pemrograman berbasis object menyediakan mekanisme untuk bekerja dengan:
    kelas dan object
    methods
    inheritance
    polymorphism
    reusability

7. Konsep-Konsep dalam OOP: Kelas (Class)
    Mendefinisikan karakteristik abstrak dari sebuah entitas
    Property (statis) – fields, atribut
    Behaviour (dinamika) – fitur, methods
   Contoh: abstraksi “sepeda” memiliki property “punya roda”, “punya rantai”, dsb., dan behaviour “bisa      
   berjalan”, “bisa berbelok”, dsb.
   Sebagai abstraksi dari sebuah entitas, definisi kelas harus mencerminkan karakteristik sebenarnya dari   
   entitas tsb.

    a. Kelas
    Kelas merupakan “cetakan” (template) untuk instance (wujud nyata) entitas-entitas yang
    direpresentasikannya
       Sebuah kelas dapat melahirkan lebih dari satu instance

  b. Object
    Sebuah instance (perwujudan nyata) dari suatu kelas tertentu
    c. Inheritance (Pewarisan Sifat)
    Dalam dunia OO, beberapa object memiliki sifat/ciri yang mirip dengan yang lain ? sebuah kelas object
    dapat didefinisikan dari kelas yang lain
       Kemiripan ini membentuk hubungan sifat yang bersifat hirarkis
      “pesawat penyergap adalah sebuah pesawat terbang yang dilengkapi dengan persenjataan dan dapat  
        terbang melebihi kecepatan suara”
      “pesawat penyergap” memiliki ciri yang sama dengan “pesawat terbang” ? “pesawat penyergap” mewarisi  sifat “pesawat terbang”
      “pesawat penyergap” memiliki ciri yang lebih khusus dibandingkan “pesawat terbang” ? “pesawat  
        penyergap” adalah subclass dari “pesawat terbang”
       Dalam OOP, hubungan inheritance (pewarisan sifat) ini diimplementasikan melalui definisi kelas: sebuah kelas dapat didefinisikan dari kelas yang lain

   

  Dalam pohon hirarki inheritance, sebuah subclass mewujudkan abstraksi yang lebih spesifik dari superclassnya: subclass = superclass + (fitur-fitur baru)
     Subclass dapat menambahkan fields dan methods baru
     Subclass dapat mengambil alih (override) method milik superclass dan mengubah implementasi method tersebut

    Manfaat inheritance:
    Pemanfaatan kembali (reuse) kelas
    Menyediakan model yang bersifat generik (abstract class); implementasi spesifiknya bisa dilakukan  
    kemudian (mungkin oleh pemrogram yang berbeda)

   d. Enkapsulasi
    Enkapsulasi menyembunyikan property dan behaviour object dari pihak luar (object yang lain) menjadi   
    object lain melihat object ini sebagai “black box” saja

  e. Polymorphism
    Poly: banyak; morphism: bentuk ? sebuah fitur (generik) bisa diimplementasikan dengan berbagai cara
     Polymorphism diimplementasikan dengan mekanisme inheritance

Sabtu, 31 Desember 2011

Pengenalan Visual Basic

Visual Basic adalah salah suatu development tools untuk membangun aplikasi dalam lingkungan Windows. Dalam pengembangan aplikasi, Visual Basic menggunakan pendekatan Visual untuk merancang user interface dalam bentuk form, sedangkan untuk
kodingnya menggunakan dialek bahasa Basic yang cenderung mudah dipelajari. Visual
Basic telah menjadi tools yang terkenal bagi para pemula maupun para developer dalam
pengembangan aplikasi skala kecil sampai ke skala besar.
Dalam lingkungan Window's User-interface sangat memegang peranan penting, karena
dalam pemakaian aplikasi yang kita buat, pemakai senantiasa berinteraksi dengan User- interface tanpa menyadari bahwa dibelakangnya berjalan instruksi-instruksi
program yang mendukung tampilan dan proses yang dilakukan.
Pada pemrograman Visual, pengembangan aplikasi dimulai dengan pembentukkan user
interface, kemudian mengatur properti dari objek-objek yang digunakan dalam user
interface, dan baru dilakukan penulisan kode program untuk menangani kejadiankejadian
(event). Tahap pengembangan aplikasi demikian dikenal dengan istilah
pengembangan aplikasi dengan pendekatan Bottom Up.

Memilih jenis Project

Sesaat anda aktif di IDE Visual Basic, maka anda akan dihadapkan kepada suatu pilihan
terhadap jenis Project yang ingin anda buat sebagaimana yang ditunjukan oleh Gambar
1-2.
Sebagai langkah awal dari proses belajar adalah memilih project Standard EXE.



Gambar 1-1. Dialog box New Project ditampilkan sesaat anda menjalankan IDE Visual
Basic 6.

Jendela IDE

IDE Visual Basic 6 menggunakan model MDI (Multiple Document Interface). Berikut ini
adalah gambar yang menunjukan bagian-bagian dan nama-nama jendela yang dapat
tampil pada IDE Visual Basic. Mungkin pada IDE anda hanya ditampilkan sebagian jendela dibandingkan dengan Gambar 1-3 anda tidak perlu terkejut, karena penampilan
dari jendela-jendela tersebut dapat diatur dengan perintah pada menu View.
Sebagai langkah awal dari proses belajar, tidak semua jendela akan kita gunakan, tetapi
hanya beberapa yang penting, sedangkan yang lainnya bersifat khusus.

Sistem Operasi Pada Handphone

Ponsel atau Handphone merupakan sebuah alat komunikasi yang praktis dan bisa dibawa kemana-mana untuk berkomunikasi antar sesama orang. Untuk dapat digunakan, ponsel memiliki sebuah system operasi. Seperti halnya system operasi pada komputer, sistem operasi ponsel adalah software utama yang melakukan menejemen dan kontrol terhadap hardware secara langsung serta menejemen dan mengotrol software-soft ware lain sehingga software-software lain tersebut dapat bekerja. Sehingga suatu system operasi ponsel (mobile operating system) akan bertanggung jawab dalam mengoperasikan berbagai fungsi dan fitur yang tersedia dalam perangkat ponsel tersebut seperti, skedulling task, keyboard, WAP, email, text message, sinkronisasi dengan aplikasi dan perangkat lain, memutar musik, camera, dan mengontrol fitur-fitur lainnya.

Banyak perusahaan ponsel yang membenamkan system operasi dalam produknya baik pada PDA, Smartphone maupun handphone. Perkembangan aplikasi atau game selular (mobile content) sangat cepat, perusahaan pembuat mobile Operating System (OS) telah berlomba untuk memasarkan produk-produk mereka dengan menciptakan fungsi-fungsi dan teknologi yang kian hari kian memanjakan pengguna smartphone (selular yang ber-OS) dari segi entertainment dan fungsionalitas penggunaan selular untuk memudahkan tugas sehari-hari.
Selain berfungsi untuk mengkontrol sumber daya hardware dan software ponsel seperti keypad, layar, phonebook, baterai, dan koneksi ke jaringan, sistem operasi juga mengontrol agar semua aplikasi bisa berjalan stabil dan konsisten. Sistem operasi harus dirancang fleksibel sehingga para software developer lebih mudah menciptakan aplikasi-aplikasi baru yang canggih. Keunggulan lain dari ponsel yang ber-OS adalah memiliki kebebeasan lebih untuk men-download berbagai aplikasi tambahan yang tidak disediakan oleh vendor ponsel. Sistem operasi-sistem operasi tersebut diantaranya adalah:

a. Java
   OS Java biasanya diterapkan pada jenis yang telah polyponik namun kelas monoponik pun juga telah tersedia. Biasanya terdapat pada ponsel tipe lama, namun tipe baru sekalipun saat ini biasanya juga telah mendukung untuk fitur ini. Harga untuk ponsel jenis ini lebih terjangkau. Java sebagai middleware yang diperkenalkan pada ponsel, memberikan jawaban yang sangat memuaskan. Dengan adanya Java, seseorang dapat membuat aplikasi bermodalkan komputer dan sebuah aplikasi notepad. Sayangnya, kemampuan Java sebagai middleware mengakibatkan terbatasnya feature hardware ponsel yang dapat diakses oleh sebuah aplikasi berbasis Java.

b. Symbian
   Symbian adalah sistem operasi yang dikembangkan oleh Symbian Ltd. yang dirancang untuk peralatan bergerak mobile. OS Symbian yang didirikan sejak tahun 1998 dulunya digunakan oleh Nokia dan hingga saat ini telah digunakan oleh banyak Vendor Smartphone. Symbian telah mengalami perkembangan yg drastis dan hingga sekarang tetap menjadi nomor satu untuk OS kategori Smartphone. Symbian merupakan perusahaan independen hasil kolaborasi vendor2 raksasa pd masa itu yakni Ericsson, Nokia, Motorola, dan Psion. Nokia sebagai pemegang saham terbesar dengan angka 47,9 persen. Banyak dari produk nokia ber- OS Symbian. Symbian dipandang lebih unggul karena:
1. Dirancang khusus untuk ponsel. Berbeda dengan Microsoft dan Linux yang diadopsi dari komputer.
2. Berkat fitur CC+, Java (J2ME) MIDP 2.0, PersonalJava 1.1.1a, dan WAP. Sistem operasi symbian ini sangat terbuka sehingga siapapun bisa mengembangkannya. Terbukti banyak beredar aplikasi-aplikasi tambahan untuk OS berbasis Symbian atau platform Java.
3. Symbian menyediakan suatu user interface (UI) framework yang fleksibel, sehingga para vendor bisa menvariasikan produk-produknya.

c. Windows mobile
Windows Mobile adalah sistem operasi seluler yang ditawarkan oleh Microsoft. OS windows mobile biasanya hanya digunakan pada ponsel jenis PDA Phone yang harganya lumayan untuk kalangan ekonomi menengah kebawah, namun biasanya pengguna HP dengan OS ini hanya kalangan pebisnis yang ekonominya lumayan. Biasanya sebanding dengan harga 1 buah laptop, tergantung dari merk dan spesifikasinya.
Keunggulan windows mobile adalah :
1. Sebagian besar teknologi IT (Information Technology) yang dipakai berbasis Windows, kecocokan dalam hal platform serta ekstensi yang mudah dengan software. Komputer dipandang bahwa Microsoft dianggap lebih ideal dibandingkan Symbian atau Linux.
2. Windows Mobile menawarkan berbagai fitur unggulan seperti Mobile Blog, GPS, menonton televisi, serta Mobile Database.
   Kelemahannya adalah Windows Mobile bersifat tertutup sehingga sulit bagi software developer independen untuk menciptakan aplikasi-aplikasi baru.

d. Android


   Sistem Operasi Android adalah sebuah sistem operasi yang ditujukan untuk perangkat mobile seperti SmartPhone dan Tablet. Sistem operasi ini telah dikembangkan oleh Google Inc ini sebenarnya adalah pengembangan dari sistem operasi linux, karena merupakan modifikasi kernel Linux 2.6.
   Android didistribusikan secara terbuka (open source) sehingga pengguna bisa membuat aplikasi baru di dalamnya. Android memiliki aplikasi native Google yang terintegrasi seperti pushmail Gmail, Google Maps, dan Google Calendar.

Berikut adalah fitur-fitur unggulan Andorid OS:
a). Kerangka aplikasi yang memungkinkan penggunaan dan penghapusan komponen yang tersedia.
b). Dalvik mesin virtual yaitu  mesin virtual dioptimalkan untuk perangkat mobile.
c). Grafik : grafik di 2D dan grafis 3D berdasarkan pustaka OpenGL.
d). SQLite : untuk penyimpanan data.
e). Mendukung media: audio, video, dan berbagai format gambar (MPEG4,    H.264, MP3, AAC, AMR, JPG, PNG, GIF)
f). GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, dan WiFi (hardware dependent).
g). Kamera, Global Positioning System (GPS), kompas,dan accelerometer (tergantung hardware)
h). Multitasking
i). TouchScreen
j). Kemudahan dalam Notifikasi
    Setiap ada SMS, Email, atau bahkan artikel terbaru dari RSS Reader, akan selalu ada notifikasi di Home Screen Ponsel Android, tidak ketinggalan pula Lampu LED Indikator yang berkedip-kedip, sehingga Anda tidak akan terlewatkan satu SMS, Email ataupun Misscall sekalipun.
Kelemahan os Android:
a) Koneksi Internet yang terus menerus, kebanyakan ponsel Android memerlukan koneksi internet yang simultan / terus menerus aktif. Artinya harus berlangganan paket GPRS yang sesuai dengan kebutuhan.
b) Iklan
   Aplikasi di Ponsel Android memang bisa didapatkan dengan mudah dan gratis, namun Anda harus terima konsekuensinya dari setiap Aplikasi tersebut, akan selalu ada Iklan yang terpampang, entah itu bagian atas atau bawah aplikasi.
c) Ancaman lisensi.
   Karena latar belakang Android menggunakan teknologi java, google telah diancam melanggar hak paten dari Oracle (perusahaan yang sekarang memiliki lisensi java). Karena telah membuat virtual machine baru yang dasarnya dari teknologi java. Jadi bukan tidak mungkin ada hambatan ke depan dalam pengembangannya.

e. Blackberry


   Perusahan telekomunikasi asal Canada, Reserch in Motion (RIM), mengembangkan perangkat komunikasi bergerak. Awalnya produk mereka adalah memproduksi layanan penyeranta (Pager) dua arah, namun dalam perkembangannya perusahaan ini membuat terobosan baru dengan menciptakan pearangkat Blackberry yang terkenal dengan layanan push-email, dan sekarang blackberry berubah menjadi smartphone yang memiliki berbagai fungsi seperti, GPS, internet mobile, serta dapat mengakses Wi-FI. RIM sebagai developer untuk sistem operasi blackberry telah mengeluarkan sistem operasi baru dengan salah satu aplikasi yang tertanam didalamnya adalah Document to Go versi trial buatan DataViz, suatu aplikasi yang memiliki fungsi officeseperti Word to Go, Presenter to Go yang otomatis memiliki Sheet to Go sebagai aplikasi Spreadsheet.

Sistem Operasi Pada Komputer

A. Pengertian Sistem Operasi   

   Sistem operasi merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada system operasi, orang hanya mengunakan computer dengan menggunakan sinyal analog dan sinyal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai system operasi dengan keunggulan masing-masing. Untuk lebih memahami system operasi maka sebaiknya perlu diketahui terlebih dahulu beberapa konsep dasar mengenai system operasi itu sendiri. Pengertian system operasi secara umum ialah pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada system computer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber-daya system komputer.
   Sistem computer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat-keras, program aplikasi, sistem-operasi, dan para pengguna. Sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna. Sistem operasi berfungsi ibarat pemerintah dalam suatu negara, dalam arti membuat kondisi computer agar dapat menjalankan program secara benar. Untuk menghindari konflik yang terjadi pada saat pengguna menggunakan sumber-daya yang sama, system operasi mengatur pengguna mana yang dapat mengakses suatu sumber-daya. Sistem operasi juga sering disebut resource allocator. Satu lagi fungsi penting system operasi ialah sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan computer yang tidak perlu.


B. Sejarah sistem operasi

   Menurut Tanenbaum, system operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, yang dapat dibagi kedalam empat generasi:
a. Generasi Pertama (1945-1955)
   Generasi pertama merupakan awal perkembangan system komputasi elektronik sebagai pengganti system komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan. Pada generasi ini belum ada system operasi, maka system computer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung.
b. Generasi Kedua (1955-1965)
   Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan. Pada generasi ini system computer belum dilengkapi system operasi, tetapi beberapa fungsi system operasi telah ada, contohnya fungsi system operasi ialah FMS dan IBSYS.
c. Generasi Ketiga (1965-1980)
   Pada generasi ini perkembangan system operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara online ke komputer, maka system operasi menjadi multi-user (digunakan banyak pengguna sekaligus) dan multi-programming (melayani banyak program sekaligus).
d. Generasi Keempat (Pasca1980an)
   Dewasa ini, system operasi dipergunakan untuk jaringan computer dimana pemakai menyadari keberadaan komputer-komputer yang saling terhubung satu sama lainnya. Pada masa ini para pengguna juga telah dinyamankan dengan Graphical User Interface yaitu antar muka computer yang berbasis grafis yang sangat nyaman, pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat disatu titik, tetapi dipecah dibanyak computer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.

C. Sistem operasi pada komputer
a. DOS
   Sistem Operasi DOS adalah DOS (Disk Operating System ) merupakan salah satu software yang termasuk dalam golongan system operasi. Disk Operating System dipakai pada media penyimpan disk, baik disket maupun harddisk. Sistem operasi PC DOS ( Personnal Computer Disk Operating System) ini ditujukan untuk pemakaian mikrokomputer IBM (IBM PC). Yang pada mulanya di tahun 1980, tim Petterson membuat opearting system membuat operating system untuk  Seatle Computer Product yang membutuhkan S-100 system dengan mempergunakan INTEL 8086. Operating system tersebut dinamakan QDOS (Quick and Dirty Operating System ). Pada akhir tahun 1980, QDOS dikembangkan dan diberi nama 86-DOS (DOS untuk 8086).
   Beberapa produk DOS sampai saat ini, antara lain: DOS 1.0, DOS 2.0, DOS 3.0, DOS 3.1, DOS 3.2, DOS 3.3, DOS 4.0, DOS 5.0, dan DOS 6.0.

b. Windows
   Sistem operasi windows pertama kali diperkenalkan tahun 1985.  Semulanya sistem operasi windows ini diperkenalkan dengan nama  Interface Manager. Pemakaian sistem operasi ini pada awalnya tidak terlalu menarik . Ini terjadi hingga diperkenalkan sistem operasi windows versi 3.0 pada bulan mei 1990.

            Beberapa keunggulan windows :
1. Tampilan grafik yang lebih menarik karena berbasiskan Graphical User interface (GUI).
2. Adanya standarisasi proses artinya pemakai akan lebih mudah menggunakannya tanpa perlu menghafal.
3. Kemudahan proses artinya dengan memakai sistem operasi ini suatu data dapat dipakai bersama dan dapat dipindahkan dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya dengan mudah.
4. Investasi yang menarik, artinya semaikin banyak produk software yang mendukung sistem operasi ini.
5. fasilitas multithreading dan pre-emptive multitasking sehingga kinerja multitasking lebih reponsif. Dengan fasilitas ini beberapa program dapat dijalankan secara bersamaan.
6. Dapat menghubungkan satu komputer dengan komputer lain dengan mengunakan modem.

Berikut dapat dilihat pekembangan windows:
• Windows 2.0
Dirilis pada tanggal 9 Desember 1987 Microsoft meluncurkan Windows 2.0 yang tampilannya menyerupai sistem operasi pada komputer MacIntosh, yaitu menggunakan icon-icon untuk mewakili suatu program atau file, mendukung penggunaan expanded memory dan tampilan jendela program yang dapat saling tumpang tindih.
• Windows 3.0
Pada tanggal 22 Mei 1990 microsoft meluncurkan Windows 3.0 dengan kode nama "Chicago". Windows versi ini mengalami perubahan besar-besaran dengan kemampuan mengakses memory diatas 640 Kb (conventional memory) dan user-interface yang lebih canggih. Program manager baru yang lebih cepat, penggunaan system icon dll.
• Windows 3.1
Pada tanggal 6 April 1992 microsoft merilis Windows 3.1, versi ini mempunyai beberapa perubahan signifikan dari versi sebelumnya. Perubahan dari Windows 3.0 antara lain: mendukung jenis huruf True Type, kemampuan multimedia, mendukung Object linking and Embendding (OLE), kemampuan mengenali diagnostik kerusakan yang lebih baik, kemampuan jaringan.
• Windows 3.11
Tidak ada tambahan fasilitas, namun memperbaiki sejumlah bug (masalah) yang ada yang ditemui pada Windows 3.1, yang pada umumnya berhubungan dengan kemampuan jaringan. Kemudian namanya diubah menjadi Windows for Workgroup 3.11.
• Windows 95
Pada tanggal 24 Agustus 1995 microsoft merilis windows 95.Kemudian Windows 95 dianggap sebagai sistem operasi yang sangat mudah dioperasikan, termasuk protokol TCP/IP yang terintegrasi, mendukung pemakaian nama panjang 32 karakter (sebelumnya DOS hanya 8 karakter). Program Manager yang dulu terdapat pada Windows 3 dan 3.11 kini digantikan dengan Windows Explorer. Yang unik, Windows 95 menyediakan fungsi Recycle Bin yaitu berfungsi mencatat dan mengembalikan file-file yang dihapus. Fasilitas menulis Write kini diganti WordPad yang kompatible dengan Microsoft Word. Menyediakan fasilitas browser internet, yaitu Internet Explorer 3.0.
• Windows 98
Pada tanggal 25 Juni 1998 akhirnya Microsoft meluncurkan Windows 98, pengembangan dari Windows 95, sekaligus menjawab keingintahuan publik akan produk terbaru dari Microsoft. Menyertakan Internet Explorer 4 dan mendukung sistem Universal System Bus (USB), suatu standard input device terbaru di dunia komputer yang kini banyak dibuat. Dibutuhkan minimal komputer dengan procesor Pentium dengan memory 32 Mb. Akan lebih baik lagi pada procesor Pentium II. Versi keduanya, Windows 98 SE (Second Edition) diluncurkan setahun kemudian dengan beberapa perbaikan.
• Windows 2000
Pada Juni 2000 diluncurkan Windows 2000 yang merupakan perkawinan dari Windows 98 yang terkenal user friendly dengan Windows NT (Next Technology) yang terkenal dengan kestabilannya itu. Dengan demikian maka kemampuan Windows 2000 dalam jaringan komputer dapat lebih maksimal, terutama dalam pengelolaan file, set-up dan keamanannya. Menyertakan Internet Explorer 5.0 untuk internet. Terbagi atas 4 model. Untuk pribadi dan perkantoran disarankan memakai Windows 2000 Professional, sementara untuk server disarankan memakai Windows 2000 Server atau Windows 2000 Advanced Server atau Windows 2000 Data Center.
• Windows XP
Win-Xp benar-benar merupakan perombakan "revolusioner" dari beberapa versi Windows sebelumnya. Misalnya, selain folder My Document, kini juga terdapat folder My video, My Picture, My Music dengan kemampuan pemutar suara dan video yang lebih banyak dibandingkan versi-versi Windows sebelumnya.
• Windows Vista
Microsoft pun melanjutkan perkembangan Sistem Operasi dengan Windows Vista (Longhorn), ini merupakan revolusi dari Windows XP. Windows Vista lebih mengutamakan interface atau penampilan grafis antarmuka dibandingkan dengan performa, dibuktikan dengan adanya fitur : AERO, Sidebar, dan lain sebagainya. Windows Vista juga menawarkan tingkat keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan Windows XP, karena pada Windows Vista diperkenalkan adanya Windows Firewall with Advanced Security, Windows Defender, Parental Control, User Account Control (UAC), BitLocker Drive Encryption, ASLR. Windows Vista juga sudah mengenal IPv6, DirectX versi terbaru, dan arsitekstur 64-Bit.
• Windows 7
Versi terakhir Sistem Operasi besutan Windows adalah Windows 7, Windows 7 dirilis untuk menggantikan kekurangan Windows XP dan kelebihan Windows Vista. Boleh dikatakan jikalau Windows 7 adalah fusi dari Windows XP dan Windows Vista, tidak seperti pada Windows Vista, Windows 7 memiliki performa yang lebih baik dari Windows Vista.

c. UNIX
   UNIX adalah Sistem Operasi yang diciptakan oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie, dikembangkan oleh AT&T Bell Labs. UNIX didesain sebagai Sistem Operasi yang portabel, Multi-Tasking dan Multi-User. Sistem Operasi UNIX lebih menekankan diri pada Workstation dan Server, Karena faktor ketersediaan dan kompatibilitas yang tinggi menyebabkan UNIX dapat digunakan, disalin dan dimodifikasi sehingga UNIX pun dikembangkan oleh banyak pihak dan menyebabkan banyak sekali varian dari UNIX ini.
   UNIX sendiri ditulis dalam bahasa C sehingga UNIX pun mirip dengan DOS yaitu Line/Text Command Based selain itu UNIX pun merupakan Sistem Operasi yang secure dibanding dengan Sistem Operasi lain, karena setiap file, direktori, user dan group memiliki set izin tersendiri untuk diakses. Karena adanya dukungan Proyek GNU, maka selanjutnya UNIX berkembang menjadi LINUX (Salah satu varian UNIX).

Kelebihan Unix,antara lain:
1. Sistem UNIX mudah diadaptasikan ke system komputer yang lain.
2. Multiuser artinya sejumlah pemakai (user) dapat menggunakan sistem secara  bersamaan dan berbagi sumber seperti penggunaa  printer, disk, dll.
3. Multitasking artinya Kemampuan system operasi yang memungkinkan seseorang dapat melaksanakan beberapa tugas pada saat yang bersamaan.
4. Sistem File Hirarkikal.

Kelemahan System Unix
1. Visualisasinya tidak menarik
2. memory yang digunakan besar   


d. LINUX
   Linux merupakan kloningan dari MINIX (Salah satu varian UNIX), peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari Sistem Operasi GNU. Linux memiliki banyak disain yang berasal dari disain dasar UNIX, Linux menggunakan Kernel Monilitik yaitu Kernel Linux yang menangani kontrol prosses, jaringan, periferal, dan pengaksesan sistem berkas. Sama seperti UNIX, Linuxpun dapat dikendalikan oleh satu atau lebih antarmuka baris perintah (Command Line Interface/CLI) berbasis teks, antarmuka pengguna grafis (Graphical User Interface/GUI) yang merupakan konfigurasi bawaan untuk versi dektop.
   Sebuah sistem Linux menyediakan antarmuka baris perintah lewat sebuah Shell (Konsole). Perbedaan utama antara Linux dan Sistem Operasi Populer lainnya terletak pada Kernel Linux dan komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Sama seperti pada UNIX, Linux berkonsentrasi pada Workstation dan Server banyak Workstation dan Server yang mengandalkan Linux karena Linux sangat stabil digunakan untuk jangka waktu lama dan Linuxpun kebal terhadap Malware. Satu hal yang membedakan Linux terhadap Sistem Operasi lainnya adalah harga. Harga Linux ini kebanyakan Gratis walaupun ada juga yang berbayar (Lisensi). Linux dapat didistribusikan tanpa harus memberikan royalty kepada seseorang. Linux disusun berdasarkan standard Sistem Operasi POSIX yang diturunkan dari UNIX itu sendiri. Ada beberapa macam Distro Linux, seperti : Debian, Lycoris, Xandros, Lindows, Linare, Linux-Mandrake, Red Hat Linux, Slackware, Knoppix, Fedora, Suse, Ubuntu.

Kelebihan linux
1. Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka. Sehingga dapat dikatakan, tidak terdapat biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux.
2. Linux mudah digunakan. Dulu, Linux dikatakan merupakan system operasi yang sulit dan hanya dikhususkan untuk para hacker. Namun kini, pandangan ini salah besar. Linux mudah digunakan dan dapat dikatakan hampir semudah menggunakan Windows.
3. Hampir semua aplikasi yang terdapat di Windows, telah terdapat alternatifnya di Linux. Kita dapat mengakses situs web Open Source as Alternative untuk memperoleh informasi yang cukup berguna dan cukup lengkap tentang alternatif aplikasi Windows di Linux.
4. Keamanan yang lebih unggul daripada Windows. Dapat dikatakan, hampir semua pengguna Windows pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware, dsb. Hal ini, hampir tidak terjadi pada Linux. Di mana, Linux sejak awal didesain multi-user, yang mana bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sangat sangat sulit menjangkiti dan menyebar ke user yang lain. Pada Windows, hal ini tidaklah terjadi. Sehingga bila dilihat dari sisi maintenance / perawatan data maupun perangkat keras-pun akan lebih efisien.
5. Linux relatif stabil. Komputer yang dijalankan di atas sistem operasi UNIX sangat dikenal stabil berjalan tanpa henti. Linux, yang merupakan varian dari UNIX, juga mewarisi kestabilan ini. Jarang ditemui, komputer yang tiba-tiba hang dan harus menekan tombol Ctrl- Alt-Del atau Restart untuk mengakhiri kejadian tersebut.
6. Linux mempunyai kompatibilitas ke belakang yang lebih baik (better backward-compatibilty). Perangkat keras (hardware) yang telah berusia lama, masih sangat berguna dan dapat dijalankan dengan baik di atas Linux. Komputer-komputer yang lama ini tidak perlu dibuang dan masih dapat digunakan untuk keperluan tertentu dengan menggunakan Linux. Selain itu, tidak pernah ditemui dokumen-dokumen yang lebih baru tidak dapat dibaca pada Linux versi yang lebih lama. Pada Windows, kita seakan dituntut untuk terus mengikuti perkembangan perangkat keras. Sebagai contoh, beberapa bulan lalu, telah dirilis Windows Vista. Beberapa dokumen yang dibuat dalam Windows Vista tidak dapat dibuka dalam Windows XP. Sehingga, mau tidak mau, kita harus beralih ke Windows Vista, dan itu berarti meng-upgrade atau membeli perangkat keras (hardware) baru yang lebih bagus (perangkat keras minimum Windows Vista dapat dilihat Microsoft.com). Atau, bisa jadi ada aplikasi-aplikasi yang dibuat beberapa tahun yang lalu tidak dapat dibuka lagi di    Windows Vista, karena sudah tidak didukung lagi oleh Microsoft.

Kekurangan Linux
1. Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih ‘Windows minded’. Hal ini dapat diatasi dengan pelatihan-pelatihan atau edukasi kepada pengguna agar mulai terbiasa dengan Linux.
2. Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux. Untuk mencari daftar perangkat keras yang didukung pada Linux, kita dapat melihatnya di Linux-Drivers.org atau LinuxHardware.org.
3. Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows. Instalasi software di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke internet atau bila mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harus men-download satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya.
4. Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like (seperti Linux), maka mau tidak mau harus mempelajari hal ini. Sehingga syarat untuk menjadi administrator adalah manusia yang suka belajar hal-hal baru dan terus-menerus belajar.

e. Mac OS (Macintosh Operating System)
   MAC OS atau Macintosh Operating System adalah Sistem Operasi yang dibuat oleh Apple Computer khusus untuk komputer Macintosh dan tidak kompatibel dengan komputer berbasis IBM. MAC OS merupakan Sistem Operasi pertama yang menggunakan antarmuka pengguna grafis (Graphical User Interface/GUI). Sistem Operasi Macintosh dibagi menjadi 2 jenis :
1. MAC OS Klasik
   Tidak memiliki sembarang Command Line (Baris perintah), menggunakan User Interface (UI) sepenuhnya dan menggunakan Cooperative Multitasking.
2. MAC OS X
   MAC OS X memasukkan unsur-unsur BSD Unix, One Step, dan MAC OS X memiliki memori ala-Unix dan Pre-Emptive Multitasking.


Kelebihan MAC OS :
1) Stabil, karena menggunakan UNIX.
2) Multitasking.
3) Tampilan (UI) sangat bagus.
4) Aman dari Malware.

f. Solaris
   Sistem Operasi Solaris adalah sebuah Sistem Operasi yang berdasarkan UNIX system yang diperkenankan oleh Sun Microsystems oada tahun 1992 sebagai pendukung SunOS. Solaris terkenal karena kestabilannya, khususnya pada sistem SPARC (Scalable Processor Architecture), Solaris disertifikasi dalam Spesifikasi UNIX walaupun pada awal pengembangannya berdasarkan kepemilikan pribadi, dan kebanyakan kode dasarnya sekarang ini merupakan Software OpenSource yang biasa dikenal dengan OpenSolaris. OpenSolaris adalah OpenSource versi Sistem Operasi Sun Solaris, tetapi Sun Solaris terdiri dari lebih beberapa kode yang tidak hanya inti dari Sistem Operasi misalnya : Source untuk Installer, Desktop, Software.
   Open Solaris memiliki banyak fitur yang menjadikan OpenSolaris bisa digunakan untuk skala penggunaan yang besar dari penggunaan untuk desktop PC atau Mobile PC. Konsep Open Solaris adalah sebagai berikut :
1) Free Redistribution : Didistribusi secara bebas.
2) Source Code : Sumber (Source) harus tersedia untuk semua distribusi.
3) Derived Works : Setiap orang bisa mengubah kode dan mendisrtibusikan kembali.
4) No Discrimination : Kode harus disediakan untuk seseorang untuk dikembagkan.

Beberapa kelebihan OpenSolaris dibandingkan dengan Sistem Operasi lain :
1) ZFS : System Rstore.
2) DTrace L : Dapat mengamati dimana aplikasi banyak menggunakan waktunya dan berapa lama.
3) Manajemen Kegagalan : Mencegah, mendiagnosa dan memperbaiki error.
4) Zona : Mengimplementasikan sebuah abstraksi Sistem Operasi yang memungkinkan beberapa aplikasi berjalan secara terisolasi satu dengan lainnya di perangkat keras fisik yang sama.
5) Multimedia.

IPHONE

BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian IPhone
   iPhone adalah handphone keluaran dari Apple yang memiliki beberapa kelebihan seperti, kemudahan koneksi Internet, kecanggihan multimedia diantara smartphone lainnya. iPhone merupakan gabungan dari handphone berkamera, media player seperti iPod video dan internet client handphone dengan fitur-fiturnya seperti e-mail, web browsing dan Wi-Fi. Selain itu telepon ini juga dapat dihubungkan dengan jaringan internet, untuk melakukan berbagai aktivitas misalnya mengirim/menerima email, menjelajah web, dan lain-lain. Antarmuka dengan pengguna menggunakan layar sentuh multi-touch (atau bisa juga disebut dengan layar sentuh kapasitif) dengan papan ketik virtual dan tombol.
   Meski baru hadir di tanah air, sistem operasi milik iPhone ini tercatat sebagai OS dengan angka penjualan yang tinggi di dunia, di bawah Symbian (per-akhir 2008). Sistem operasi yang telah mencapai versi 3.0 ini merupakan turunan dari Mac-OS X dengan berkonsentrasi pada kenyamanan UI sentuh. Menariknya, setiap perkembangan versi OS biasanya diikuti oleh peluncuran produk baru yang memuat OS anyar.

B. Sejarah Operating System IPhone
   Bicara mengenai iOS history atau sejarah iOS, pasti kita mulai bicara mengenai iOS versi pertama hingga iOS 5 yang ada sekarang. iOS (dikenal sebagai OS iPhone sebelum Juni 2010) adalah sebuah operating system mobile Apple. Awalnya dikembangkan untuk iPhone, sejak itu telah diperluas untuk mendukung perangkat Apple lainnya seperti iPod Touch, iPad dan Apple TV. Apple menyediakan pembaruan operating system untuk iPad, iPhone dan iPod Touch sistem melalui iTunes, mirip dengan cara meng-update iPod, iTunes bertugas sebagai perantara dan menjadi keunggulan dibandingkan dengan perangkat dan ponsel lain.
   Mari kita melihat lebih dekat iOS History, perkembangan iOS selama ini.
a. Versi 1
   iOS History dimulai ketika Jobs meluncurkan iPhone di tahun 2007, ia mengklaim bahwa perangkatnya menggunakan versi dari OS X. Tidak ada informasi lebih lanjut tentang operating system, dan mengingat bahwa ponsel tidak terbuka untuk pengembang pihak ketiga sampai sembilan bulan setelah peluncuran, ketika Apple merilis iPhone SDK.
   iPhone 2G asli, menjalankan apa yang sekarang dikenal sebagai iOS versi 1.0, datang standar dengan pra-instal aplikasi dari Apple, termasuk Phone, Mail, Safari, iPod, Messages, Calendar, Photos, Camera, YouTube, Stocks, Maps, Weather, Notes, Clock, Calculator, dan Settings, dengan aplikasi iTunes muncul dengan versi 1.1.
   Hal yang mencolok adalah bahwa semua aplikasi masih diinstal pada setiap iPhone yang dijual, meskipun banyak dari mereka memiliki fitur tambahan yang diperkenalkan dengan versi operating system dan versi terbaru dari hardware.
b. Versi 2
   Terjadi perubahan besar di iOS history yang diperkenalkan pada iOS 2.0 adalah dukungan untuk aplikasi pihak ketiga, yang juga menandai titik balik untuk iPhone sebagai perangkat pasar massal. Meskipun SDK diumumkan pada bulan September tahun 2007, dan dirilis ke developer pada Maret 2008, namun orang-orang benar-benar dapat merasakan kenikmatan App Store ketika iPhone 3G diluncurkan pada Juli 2008.
   App Store adalah penambahan terbesar. Yang juga diperkenalkan ke operating system pada saat peluncuran OS kedua adalah dukungan A-GPS (untuk iPhone 3G), dan kalkulator ilmiah dalam modus lansekap.
c. Versi 3
   Bersamaan dengan peluncuran iPhone 3GS, iOS 3.0 membawa beberapa fitur yang sangat dibutuhkan, seperti dukungan MMS, kemampuan untuk tether ponsel Anda dan kemampuan copy dan paste. Update yang jauh lebih besar ke OS dalam hal fitur baru, membawa dengan itu hal-hal seperti pencarian Spotlight, streaming stereo Bluetooth A2DP, kemampuan untuk menggunakan keyboard dalam modus landscape untuk mengetik pesan teks dan email, kemampuan untuk mencari email IMAP , CallDAV dukungan untuk iCal, Memo Suara dan aplikasi Kompas dan dukungan untuk iPod Nike +, shake to shuffle, dan push notification.
   Untuk pertama kalinya, iPhone benar-benar tampak seperti sebuah operating system smartphone yang lengkap, memperkenalkan fitur yang telah biasa di smartphone rivalnya, sambil mempertahankan kesederhanaan Apple dan kinerja yang solid. Yah, kecuali multi-tasking, tapi itu masih akan datang.
d. Versi 4
   Tahun 2010, iOS update tidak hanya memperkenalkan istilah iOS, tapi juga mengatasi kurangnya dukungan multitasking. Yah, akhirnya iOS4 mendukung multitasking terbatas, menangguhkan tindakan yang tidak perlu di background untuk mempertahankan hidup baterai, tetapi memungkinkan pengguna untuk melakukan hal-hal seperti membuat panggilan VoIP saat browsing web.
   Selain multitasking, iOS4 menambahkan kemampuan untuk mengatur aplikasi Anda ke folder pada setiap homepage, unified inbox untuk semua akun email Anda. Ada aplikasi baru dalam bentuk Game Center - Apple mengambil di Xbox Live untuk iPhone - dan iBooks, sedangkan kemampuan untuk menambahkan* homescreen* background telah membuat beberapa pemilik iPhone senang.
e. Versi 5
   iOS versi terbaru ini memiliki iMessage, beberapa orang mungkin mengatakan bahwa membuat pesaing Messenger adalah hal yang baik, seperti membangun kompetisi dan inovasi. Ada juga fitur baru untuk kamera dalam IOS 5. Masih ada tombol hardware untuk mengambil snapshot pada iPhone, iPad, atau iPod Touch, tapi sekarang Anda dapat menggunakan tombol 'up' volume untuk mengambil foto, jadi dasarnya hal yang sama. Terdapat pula sistem notifikasi baru, pesan baru, atau pemberitahuan lain, muncul di bagian atas layar iDevice Anda.
   Tapi terdapat peningkatan besar pada IOS 3. Kemampuan untuk beralih data selular on dan off, jumlah karakter untuk pesan SMS dan pencarian SMS, penambahan dukungan zoom saat mengambil foto, HDR foto, kemampuan untuk sync peristiwa, face and place dari iPhoto, mengubah ukuran foto ketika mengirim, berkreasi dengan playlist sementara di jalankan, dan dukungan untuk passcode, semua membuat perbaikan besar operating system pada versi sebelumnya.
   Ketika menjalankan iOS4 pada iPhone 3G - bagi banyak pengguna, ini seperti komputer antik mencoba untuk menjalankan photoshop.


C. Sejarah Perkembangan Iphone
   Sejarah iPhone dimulai saat Steve Jobs, CEO dari Apple Inc. memerintahkan ilmuwan-ilmuwan Apple untuk mempelajari secara lebih mendalam teknologi layar sentuh. Pengembangan dari unit iPhone itu sendiri dimulai nyaris 10 tahun sebelum iPhone pertama diluncurkan di pasaran. Pada tahun 1999, Apple mematenkan hak untuk menggunakan nama domain iphone.org Beberapa tahun kemudian, Apple mengumumkan rencana mereka untuk berinvestasi dalam bisnis telepon genggam.
   Apple mengejutkan dunia pada tanggal 29 Juni 2007 saat mereka memutuskan untuk terang-terangan terjun ke dalam kancah persaingan bisnis telepon genggam. Secara ekslusif Apple menggaet AT&T Wireless sebagai mitranya untuk memasarkan iPhone 2G. Saat pertama kali dikembangkan, Apple hendak menjadikan iPhone unit telepon genggam yang memadukan fitur entertainment iPod dengan fungsi komunikasi sebuah telepon genggam. Lebih lagi iPhone 2G dilengkapi kamera berukuran 2 megapixel untuk kebutuhan foto. Pada akhir tahun 2007, iPhone sukses menjual lebih dari 3 juta unit iPhone 2G. Tidak berhenti sampai disitu saja, pada pertengahan tahun 2008, penjualan iPhone 2G bahkan menembus angka 6 juta unit. Walau terbilang revolusioner dan sukses sebagai unit telepon genggam yang mengkhususkan diri pada fitur hiburan dan akses internet, iPhone 2G dikritik khalayak ramai dan pengguna karena kemampuan akses internetnya yang masih terbatas.
   Pada tanggal 11 Juni 2008, Apple memenuhi harapan para pengguna iPhone 2G dengan meluncurkan iPhone 3G yang merupakan penyempurnaan dari pendahulunya. iPhone 3G memiliki akses internet 3G yang cepat dan handal. Fitur utama yang diusung oleh iPhone 3G selain dari akses internet dan entertainment adalah interactive games yang berjumlah banyak. Walau demikian, iPhone 3G banyak dikritik oleh pengguna karena banyaknya Bug yang terselip dalam Sistem Operasi yang kerap mengakibatkan terjadinya error saat telepon dioperasikan.
   Sebagai respon terhadap banyaknya masalah yang dihadapi oleh iPhone 3G, Apple secara sigap merilis iPhone 3GS yang merupakan penyempurnaan dari iPhone sebelumnya. Ada banyak perbedaan antara iPhone 3GS dan pendahulunya iPhone 3G. Di antaranya adalah penggunaan prosesor AAR 11 600 MHz pada iPhone 3GS, dimana iPhone 3G masih menggunakan prosesor ARM 11 412 MHz. Lebih lagi iPhone 3GS mendukung penggunaan piranti OpenGL ES 2.0, sedangkan iPhone 3G hanya mendukung penggunaan piranti OpenGL yes 1.1. Fitur yang paling menonjol dari iPhone 3GS tentu saja adalah kemampuan akses internetnya yang jelas jauh lebih cepat dan handal disbanding dengan seri iPhone 3G. iPhone 3GS juga menjadi iphone pertama yang memiliki fitur merekam video. iPhone 3GS terbukti sukses di pasaran dengan 3 Juta unit terjual hanya dalam kurun waktu 3 hari dan download 10 juta aplikasi untuk iPhone 3GS oleh para pengguna yang terjadi dalam 2 - 3 minggu berikut.
   Tingkat penjualan iPhone 3GS sama sekali tidak terpengaruh oleh resesi ekonomi yang tengah terjadi di Amerika Serikat pada tahun 1999. Oleh karena kesuksesan produk iPhone 3GS di pasaran, Apple tercatat sebagai satu dari sedikit perusahaan yang mengalami profit raise sebesar 15%, angka yang didapat dari penjualan 2,6 juta Mac dan 5,2 juta unit iPhone 3GS. Sebuah survey yang dilakukan RBC Capital Markets membuktikan bahwa 99% pengguna iPhone sangat puas dengan produk ini, dengan 82% pengguna menjawab “sangat puas” saat mengambil survey, 73% memberikan ranking tinggi, dan 94% konsumen merasa produk iPhone 3GS memenuhi semua tuntutan mereka terhadap seri iPhone dan bahkan lebih.
   iPhone 4 dikembangkan untuk memenuhi tuntutan pengguna iPhone yang mengharapkan hadirnya fitur Video-Call. Usai riset dan pengembangan yang memakan waktu berbulan-bulan, ditambah beberapa kebocoran terhadap informasi pengembangan iPhone 4, pada tanggal 24 Juni 2010 iPhone 4 akhirnya dipasarkan serentak di lima negara besar yakni Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Jerman dan Jepang.

D. Macam-Macam IPhone
  Apple Inc. yang bermarkas di Cupertino, Amerika Serikat hingga saat ini telah mengeluarkan ponsel cerdasnya dalam empat versi dengan iPhone 4 sebagai generasi terbaru. Pada setiap peluncurannya di Amerika maupun negara-negara lain iPhone selalu ditanggapi dengan gegap gempita. Jika kita menengok kembali dari awal, banyak sekali perkembangan yang dilakukan Apple terhadap iPhone hingga tetap berjaya. Di Amerika dan Eropa iPhone yang berbasis sistem operasi iPhoneOS atau disingkat iOS masih menempati posisi penjualan teratas sebagai smartphone individu, bukan berdasarkan OS karena saat ini Android sebagai OS menempati posisi puncak dalam hal penjualan keseluruhan smartphone dan iOS berada di posisi kedua, diikuti BlackBerryOS di posisi ketiga.
  Versi terbaru dari OS yang digunakan iPhone saat ini adalah iOS 4.2.1 yang kompatibel untuk iPhone 4 dan iPhone 3GS. Sedangkan untuk versi 3G dan 2G, OS yang terakhir adalah iOS 3.1.3. Selain dukungan OS yang memang dikhususkan untuk iPhone, selain produk dalam keluarganya (iPad dan iPod touch), kekuatan iPhone yang sejak versi awalnya telah menerapkan teknologi multitouch adalah terletak pada dukungan aplikasi. Hingga saat ini terdapat sekitar 300.000 aplikasi yang dapat diunduh melalui App Store dan jumlah itu terus bertambah setiap hari. Hal ini menjadikan iPhone sebagai smartphone paling banyak menyediakan aplikasi. Kategori aplikasi ini pun sangat lengkap, mulai dari game, lifestyle, social network, business, education, navigation dan masih banyak lagi yang lain. Selain aplikasi berbayar biasanya terdapat aplikasi gratis yang merupakan versi ringan (lite)-nya. Dan sepertinya saat ini pengembang aplikasi lebih menyukai menyediakan aplikasi versi iPhone terlebih dahulu sebelum memasukkan ke toko aplikasi   untuk OS lain seperti Android karena smartphone berbasis Android sangat beragam sehingga pengembang harus mempertimbangkan kompatibilitas apliaksinya terhadap berbagai jenis ponsel dari berbagai vendor. Berikut ini daftar kelima jenis iPhone:


1. iPhone (Original/EDGE)
Jenis ini lebih dikenal sebagai iPhone 2G. Dikeluarkan pertama kali pada 9 Januari 2007 dan discontinued pada 9 Juni 2008.